Belajar Menarik Keberlimpahan

Default alami manusia sejak lahir adalah KEBERLIMPAHAN

Deepak chopra

Menjerit ketika kita lahir, yang membantu ibu kita bersalin langsung membersihkan tubuh kita. Membalut tubuh mungil kita agar hangat dan nyaman, lalu ibu memberi air susu ibu pertamanya. Kita bayi tidak perlu pusing memikirkan baju dan bedong hangat dan juga susu untuk mengenyangkan perut.

Demikianlah hari-hari setelahnya. Air susu selalu tersedia untuk kita setiap kali kita butuh. Bahkan kita tak meminta pun, ibu sering menyodorkan begitu saja. Oh, betapa kita kecil telah menarik keberlimpahan.

Belum lagi pikiran kecil kita sempat memikirkan mainan apa yangasyik untuk anak seusia kita dulu, orang tua kita menyediakan berbagai mainan yang disesuaikan dengan usia kita. Ya, semua tersedia begitu saja tanpa kita berjuang keras memintanya.

Membesar sedikit, ibu mulai memberi kita makanan lembut, buah dan segala macam yang selalu dipikirikan kualitasnya untuk tumbuh kembang kita. Kita terus bertumbuh dalam keberlimpahan. Saat kita kecil, tidak ada satupun dari kita yang miskin. Dan kita semua hebat dalam menarik keberlimpahan.

Kenapa setelah dewasa, anak-anak yang tadinya sama penuh keberlimpahan, ada yang jadi miskin dan ada yang kaya melimpah ? Banyak faktor yang mempengaruhi perbedaan ini. Salah satunya lingkungan yang mencekoki anak-anak dengan pesan yang kurang tepat dan masuk ke alam bawah sadar anak-anak hingga dewasanya.

Ada orang tua yang sering berkata pada anaknya, ” Kamu itu harus kerja keras kalau mau dapat sesuatu ” , otak kita merekamnya bahwa iya betul, kita harus kerja keras untuk dapat sesuatu. Padahal, ada orang yang tanpe kerja keras, dia bisa mendapatkan banyak sekali sesuatu yang diinginkannya dengan mudah saja.

Lingkkungan yang membesarkan kita mengajarkan, ” Kamu harus bisa berhemat “ , hasilnya setelah dewasa, kita selalu pusing untuk berlaku hemat setiap saat. Bahkan dalam tahap ekstrim, kita tumbuh jadi orang pelit dan kikir. Segala sesuatu selalu dihitung supaya sesuai pesan orang tua, harus hemat !

Orang-orang suka foto di toilet hotel. Akupun mau ha ha ha !

Hari Minggu 14 November 2021 saya mengikuti training Financial Attraction di Hotel Four Points Bandung. Trainernya Meuthia Z Rizki, MTA Certified Facilitator – London.

Setelah mengikuti kelas ini, ada pembimbingan 30 hari setelahnya dengan tugas dan praktek.

Banyak kenalan baru. Banyak orang bisa jadi tempat berguru.

Workshop ini sebetulnya sepaket dengan ALT (Alfa Life Transformaion), namun saya sudah mengikuti kelas ALT ketika masih di Jakarta.

Konon kata penelitian, badan kita ini seperti besi berani yang bisa menarik benda-benda. Sehingga sebetulnya, kita bisa menarik rezeki dan kebaikan lainnya mendekati kita dan menjadi hidup penuh berkelimpahan.

Dalam training ini kita dikasih tau setelan yang sudah berkarat dan membuat setelan baru di alam bawah sadar, berlatih memaksimalkan getaran power (positip) dan meminimalkan getaran force (negatif). Berlatih membuat diri lebih tenang dan damai sehingga secara otomatis kebaikan datang dan kesialan terbang.

Salah satu jalan melatih ketengan adalah dengan meditasi. Di kelas ini pun kita belajar meditasi untuk meningkatkan ketangan agar lebih memiliki energi power.

Untuk kamu yang ingin tau kelas ini, coba hubungi whatsapp asisten Trainer di 085777924147 dengan mba Reikha ya. Kamu juga bisa follow Instagram Meuthia Rizki untuk menggali informasi lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *